lkpyapindo
wave

Webinar 28 Februari 2026_Waspada Kanker Payudara: Deteksi Dini, Tindakan Medis dan Perlindungan Medikolegal

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit ganas dengan angka kejadian dan mortalitas yang masih tinggi, baik di tingkat global maupun nasional. Keterlambatan diagnosis sering kali disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini serta keterbatasan pemahaman tenaga kesehatan dalam mengenali tanda awal dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Kondisi ini berdampak pada penemuan kasus pada stadium lanjut yang berimplikasi pada kompleksitas terapi, peningkatan nyeri, serta penurunan kualitas hidup pasien. Deteksi dini kanker payudara melalui skrining dan penilaian klinis yang akurat menjadi kunci utama dalam meningkatkan angka kesembuhan dan keberhasilan terapi. Tenaga kesehatan dituntut tidak hanya mampu melakukan identifikasi dini, tetapi juga memahami alur penanganan medis yang komprehensif, mulai dari diagnosis, pilihan terapi, hingga tatalaksana nyeri kanker yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien. Penanganan nyeri pada pasien kanker payudara merupakan aspek penting dalam pelayanan holistik, karena nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat memperburuk kondisi fisik, psikologis, dan sosial pasien. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran hukum dan tuntutan terhadap mutu pelayanan kesehatan menjadikan aspek medikolegal sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari praktik klinis. Prosedur medis, khususnya tindakan operatif pada kanker payudara, harus dilandasi dengan informed consent yang sah, jelas, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemahaman yang kurang mengenai informed consent berpotensi menimbulkan permasalahan hukum bagi tenaga kesehatan serta menurunkan kepercayaan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Berdasarkan hal tersebut, Webinar SKP dengan tema “Waspada Kanker Payudara: Deteksi Dini, Tindakan Medis dan Perlindungan Medikolegal” diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam deteksi dini dan penanganan kanker payudara, tatalaksana nyeri kanker yang berbasis evidence, serta penguatan pemahaman aspek medikolegal melalui penerapan informed consent pra operasi yang tepat. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan dalam praktik klinis sehari-hari. Sabtu 28 Februari 2026 Jam 07.00 WIB Tema : “Waspada Kanker Payudara: Deteksi Dini, Tindakan Medis dan Perlindungan Medikolegal” Narasumber Ahli : dr. Julian Pringgo Manohara, MSi.Med,SpB.Subsp. Onk.(K) dr. Adhi Gunawan Baskoro, Sp.An-Ti dr. Hardhiati Iqra Pratiwi, Sp. F. M.

webinar-sample
wave

Webinar 11 April 2026_Holistic Pain Care: Integrasi Asuhan, Analgesia, dan Monitoring untuk Keselamatan Pasien

Manajemen nyeri merupakan salah satu komponen krusial dalam menjaga keselamatan pasien, terutama pada fase akut maupun pascaoperasi. Nyeri yang tidak tertangani secara optimal dapat meningkatkan respons stres fisiologis, memperlambat penyembuhan, menghambat mobilisasi dini, menurunkan kepuasan pasien, hingga meningkatkan risiko komplikasi serius seperti gangguan pernapasan, gangguan kardiovaskular, dan perkembangan nyeri kronis. Oleh karena itu, pendekatan tatalaksana nyeri harus dilaksanakan secara komprehensif, terintegrasi, dan berbasis bukti ilmiah terbaru. Konsep Holistic Pain Care menempatkan pasien sebagai pusat perhatian dengan mempertimbangkan aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Pendekatan ini menuntut kolaborasi multidisiplin serta integrasi antara asuhan keperawatan, strategi analgesia yang efektif dan aman, serta monitoring yang ketat dan berkelanjutan. Implementasi yang tepat akan berkontribusi pada peningkatan keselamatan pasien, menurunkan angka insiden adverse event terkait analgesia, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh. Dalam konteks pelayanan anestesiologi dan perawatan kritis, Penata Anestesi memiliki peran strategis sebagai tenaga profesional yang berada di garis depan dalam pengkajian nyeri, pemberian analgesia multimodal, deteksi dini komplikasi, serta pemantauan respons terapi. Penguatan kompetensi berbasis evidence menjadi kebutuhan penting agar penata anestesi mampu mengoptimalkan manajemen nyeri komprehensif sesuai standar praktik dan regulasi terkini. Melihat urgensi dan perkembangan ilmu tersebut, webinar SKP ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai integrasi asuhan, analgesia, dan monitoring dalam holistic pain care, serta mengulas optimalisasi perawatan nyeri pasien pascaoperasi melalui penerapan praktik klinis yang aman, efektif, dan berbasis evidence. Sabtu 11 April 2026 Jam 07.00 WIB Tema : Holistic Pain Care: Integrasi Asuhan, Analgesia, dan Monitoring untuk Keselamatan Pasien Narasumber Ahli Dr. Ns. Rahmaya Nova Handayani., S.Tr.Kes., S.Kep., M.Sc., M.M., Sp.Kep.M.B. dr. Swanita Woyka, SpAn-TI, FIP, AIFO-K

webinar-sample
wave

Webinar 14 Februari 2026_Tatalaksana Perdarahan Obstetri pada Pelayanan Primer: Evidence dan Inovasi

Perdarahan obstetri, khususnya perdarahan pascapersalinan, masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di Indonesia maupun dunia. Angka kematian ibu yang tinggi sering kali dipicu oleh keterlambatan dalam mengenali tanda bahaya, memberikan penanganan awal, serta hambatan dalam sistem rujukan. Padahal, sebagian besar kasus dapat dicegah dan ditangani dengan optimal apabila tenaga kesehatan di lini pelayanan primer memiliki kompetensi, sarana, dan protokol tatalaksana yang tepat. Upaya pencegahan merupakan langkah pertama yang sangat penting, dimulai dari pelayanan antenatal yang berkualitas, skrining faktor risiko, edukasi ibu dan keluarga, hingga penerapan praktik obstetri yang aman. Deteksi dini dan tindakan preventif terbukti dapat menurunkan risiko terjadinya perdarahan obstetri yang berujung pada kondisi gawat darurat. Namun, ketika perdarahan terjadi, penanganan awal di fasilitas pelayanan primer menjadi fase kritis yang menentukan prognosis ibu. Resusitasi cairan, pemberian uterotonika, kompresi bimanual, hingga aktivasi sistem rujukan harus dilakukan secara cepat dan tepat sesuai evidence. Keterlambatan atau kesalahan dalam tahap ini dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko kematian. Selain itu, dalam situasi prahospital—baik di lapangan, rumah pasien, maupun dalam perjalanan menuju rumah sakit—tenaga kesehatan, bidan desa, maupun petugas ambulans memegang peran penting dalam stabilisasi awal. Intervensi seperti identifikasi cepat, pemberian obat, tindakan resusitasi, serta koordinasi efektif dengan fasilitas rujukan merupakan bagian integral yang dapat menyelamatkan nyawa. Melalui pemahaman evidence terkini dan penerapan inovasi praktis dalam pencegahan, penanganan awal, hingga tatalaksana prahospital, diharapkan angka kejadian dan dampak buruk perdarahan obstetri dapat ditekan. Dengan demikian, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di pelayanan primer menjadi kunci dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan mewujudkan pelayanan obstetri yang lebih aman dan berkualitas. Sabtu 14 Februari 2026 Jam 07.00 WIB Tema : Tatalaksana Perdarahan Obstetri pada Pelayanan Primer: Evidence dan Inovasi Narasumber Ahli dr. Hervyasti Purwiandari, Sp.OG Bdn. Dian Bastias Apriliani, S.Tr.Keb Bdn. Detty Afriyanti Sukandar, S.ST, M.Keb

webinar-sample
wave

Webinar 14 Maret 2026_Webinar Nasional Pemberdayaan Keluarga dalam Mewujudkan ODGJ yang Produktif dan Mandiri

Gangguan jiwa, khususnya skizofrenia, masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang kompleks di Indonesia. Tidak hanya berdampak pada individu yang mengalaminya, namun juga pada keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Stigma negatif yang melekat terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sering kali menyebabkan diskriminasi, isolasi sosial, serta keterlambatan dalam mendapatkan penanganan medis yang tepat. Padahal, dengan dukungan yang optimal dan pendekatan yang komprehensif, ODGJ dapat kembali produktif, mandiri, dan berperan aktif dalam masyarakat. Keluarga memiliki peran sentral dalam proses pemulihan ODGJ. Mereka menjadi garda terdepan dalam memberikan perhatian, dukungan emosional, serta memastikan kontinuitas pengobatan dan rehabilitasi. Oleh karena itu, pemberdayaan keluarga menjadi kunci utama dalam membangun resiliensi dan keberhasilan tatalaksana skizofrenia. Di sisi lain, tenaga kesehatan khususnya dokter berperan penting dalam menembus stigma, memulihkan harapan, dan membangun kolaborasi lintas profesi dalam upaya mewujudkan sistem pelayanan kesehatan jiwa yang holistik dan berkelanjutan. Sinergi antara tenaga medis, keluarga, dan komunitas diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang inklusif bagi ODGJ untuk berkembang sesuai potensinya. Melalui webinar ini, peserta akan diajak memahami secara lebih mendalam tentang: - Peran dokter dalam tatalaksana klinis dan sosial skizofrenia, - Strategi pemberdayaan keluarga untuk mendukung kemandirian dan produktivitas ODGJ, serta - Upaya membangun resiliensi keluarga sebagai fondasi utama pemulihan jangka panjang. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah edukasi dan refleksi bagi tenaga kesehatan dan masyarakat dalam membangun paradigma baru bahwa ODGJ bukan untuk dikasihani, tetapi diberdayakan. Sabtu 14 Maret 2026 Jam 07.00 WIB Tema : Webinar Nasional Pemberdayaan Keluarga dalam Mewujudkan ODGJ yang Produktif dan Mandiri” Dr. dr. Ria Maria Theresa, SpKJ Jenny Marlindawani Purba, S.Kp.,MNS,Ph.D Dr. Yasinta Astin Sokang, S.Psi., M.Psi., Psikolog

webinar-sample

Tentang LKP Yapindo

PT Yapindo Jaya Abadi adalah lembaga kursus pelatihan kesehatan terkemuka yang berlokasi di Jl. Tanjung Duren Raya No.89 C, Jakarta Barat. Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan dan pelatihan berkualitas tinggi bagi individu yang ingin mengembangkan keterampilan dan pengetahuan di bidang kesehatan. Dengan lingkungan belajar yang mendukung, kami menginspirasi peserta untuk mencapai potensi terbaik mereka.

featured-logo

Visi & Misi

Visi:

Menjadi lembaga pelatihan kesehatan terpercaya di Indonesia, mencetak tenaga profesional yang kompeten, etis, dan siap menghadapi tantangan global.

Misi:

  • Menyediakan program pelatihan kesehatan berbasis kebutuhan industri.
  • Meningkatkan keterampilan peserta melalui pendekatan pembelajaran praktis dan inovatif.
  • Mendukung pengembangan karier dengan sertifikasi yang diakui secara nasional dan internasional.

Legalitas

legal-docs

Jangan Sampai Terlewat Update Webinar Kami!

Gabung Channel Whatsapp LKP Yapindo, Gratis!

patterm

Webinar Terbaru

Jangan sampai terlewat

Tidak Ada Jadwal

Saat ini belum ada webinar yang tersedia. Silakan cek kembali nanti.

Terlaksana

Webinar sudah tayang

Tidak Ada Jadwal

Saat ini belum ada webinar yang tersedia. Silakan cek kembali nanti.

Tutorial Akses Pembelajaran LMS Kemenkes

Tonton video ini untuk pendaftar webinar ber-SKP Kemenkes

rhone