lkpyapindo
wave

Webinar 10 Oktober 2026_Implementasi Pelayanan Gizi Terstandar sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit: Tantangan dan Strategi Menghadapi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026

Pelayanan gizi merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan yang berperan dalam meningkatkan kualitas asuhan pasien, mempercepat proses penyembuhan, mengurangi angka komplikasi, serta mendukung keselamatan pasien. Dalam pelaksanaannya, pelayanan gizi tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi pasien, tetapi juga harus dilaksanakan secara terstandar, berbasis bukti ilmiah, dan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan lainnya. Seiring dengan perkembangan kebijakan kesehatan di Indonesia, pemerintah telah menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2026 sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Regulasi tersebut memberikan penekanan terhadap penguatan tata kelola klinis, peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Kondisi ini menuntut tenaga kesehatan, khususnya nutrisionis, dietisien, dokter, perawat, dan profesi kesehatan lainnya untuk memahami serta mengimplementasikan kebijakan tersebut secara optimal dalam praktik pelayanan sehari-hari. Di sisi lain, implementasi pelayanan gizi terstandar di rumah sakit masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyesuaian regulasi, kesiapan sumber daya manusia, koordinasi lintas profesi, pemanfaatan teknologi informasi, hingga pemenuhan indikator mutu dan dokumen akreditasi. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika regulasi terbaru, strategi implementasi pelayanan gizi sesuai standar, serta upaya membangun sinergi antarprofesi dalam mendukung tata kelola klinis yang efektif dan berorientasi pada mutu pelayanan. Melalui webinar bertema "Implementasi Pelayanan Gizi Terstandar sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit: Tantangan dan Strategi Menghadapi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026", peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai arah kebijakan dan regulasi terbaru, implementasi pelayanan gizi dalam mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit, serta berbagai strategi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi di lapangan. Pembahasan akan disampaikan melalui tiga topik utama, yaitu Dinamika Regulasi dan Kebijakan Baru Menuju Tata Kelola Klinis yang Baik, Sinergi Pelayanan dan Akreditasi Rumah Sakit, serta Implementasi dan Tantangan di Rumah Sakit, sehingga dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berkelanjutan.

webinar-sample
wave

Webinar 22 Agustus 2026_Deteksi Dini hingga Penatalaksanaan Terkini Kanker Hati: Pendekatan Multidisiplin dalam Praktik Klinis

Kanker hati, khususnya karsinoma hepatoseluler (hepatocellular carcinoma/HCC), merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia dan masih menjadi tantangan besar dalam praktik klinis di Indonesia. Tingginya angka kejadian penyakit hati kronik, seperti hepatitis B, hepatitis C, dan sirosis hati, berkontribusi terhadap meningkatnya risiko terjadinya kanker hati. Sayangnya, sebagian besar kasus masih terdiagnosis pada stadium lanjut sehingga pilihan terapi menjadi lebih terbatas dan angka harapan hidup pasien menurun. Deteksi dini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi dan kualitas hidup pasien. Tenaga kesehatan perlu memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai faktor risiko, metode skrining, tanda dan gejala awal, serta kriteria rujukan yang tepat agar pasien dapat memperoleh penanganan secara optimal. Selain itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran telah menghadirkan berbagai pilihan terapi yang semakin efektif, mulai dari tindakan operatif hingga terapi paliatif yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien. Penatalaksanaan kanker hati memerlukan pendekatan multidisiplin yang melibatkan berbagai profesi kesehatan. Kolaborasi antara dokter umum, dokter spesialis bedah digestif, dokter spesialis anestesi, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya sangat diperlukan dalam menentukan strategi terapi yang sesuai berdasarkan kondisi klinis pasien. Pemahaman mengenai kapan pasien harus dirujuk, indikasi tindakan pembedahan, serta tata laksana nyeri yang efektif menjadi aspek penting dalam pelayanan yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien. Melalui webinar bertema “Deteksi Dini hingga Penatalaksanaan Terkini Kanker Hati: Pendekatan Multidisiplin dalam Praktik Klinis”, peserta diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dalam mengenali kanker hati sejak dini, memahami peran pembedahan pada kasus karsinoma hepatoseluler, serta mengoptimalkan manajemen nyeri sebagai bagian integral dari perawatan pasien. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui penerapan praktik klinis yang berbasis bukti dan kolaborasi multidisiplin.

webinar-sample
wave

Webinar 12 September 2026_Oral-Systemic Connection: Peran Strategis Dokter Gigi dalam Deteksi Dini dan Tata Laksana Penyakit Sistemik

Kesehatan rongga mulut tidak lagi dapat dipandang sebagai entitas yang terpisah dari kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Konsep oral-systemic connection semakin mendapatkan perhatian dalam praktik klinis modern, di mana berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan erat antara penyakit oral khususnya periodontitis dengan berbagai penyakit sistemik seperti diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, gangguan kehamilan, hingga penyakit inflamasi kronis lainnya. Hal ini menegaskan bahwa rongga mulut dapat menjadi cerminan awal dari kondisi sistemik yang mendasari. Dokter gigi memiliki posisi strategis sebagai frontline health professional dalam mendeteksi tanda-tanda awal penyakit sistemik melalui manifestasi klinis di rongga mulut. Lesi mukosa, perubahan jaringan periodontal, hingga kondisi inflamasi kronis dapat menjadi indikator penting yang sering kali muncul lebih awal sebelum gejala sistemik terdiagnosis secara medis. Namun demikian, peran ini belum sepenuhnya dioptimalkan dalam praktik sehari-hari, baik karena keterbatasan pemahaman lintas disiplin maupun kurangnya integrasi dalam sistem pelayanan kesehatan. Di sisi lain, hubungan dua arah antara penyakit oral dan sistemik juga menuntut pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme patogenesis yang mendasari. Interaksi kompleks antara respon imun, inflamasi kronis, dan faktor mikrobiologi menjadi dasar penting dalam menentukan strategi tatalaksana yang efektif dan komprehensif. Tanpa pendekatan yang terintegrasi, penanganan yang dilakukan berpotensi tidak optimal dan dapat meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang. Selain itu, dampak penyakit sistemik terhadap kesehatan rongga mulut juga tidak dapat diabaikan. Kondisi seperti diabetes yang tidak terkontrol, gangguan hematologi, maupun efek samping terapi medis tertentu dapat memperburuk status kesehatan oral pasien. Oleh karena itu, kolaborasi interprofesional antara dokter gigi, dokter spesialis penyakit dalam, serta tenaga kesehatan lainnya menjadi kunci dalam memberikan pelayanan kesehatan yang holistik dan berorientasi pada pasien. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan suatu forum ilmiah yang mampu meningkatkan pemahaman, memperkuat kompetensi, serta mendorong sinergi antar profesi dalam mengelola keterkaitan antara kesehatan oral dan sistemik. Webinar ini diharapkan dapat menjadi wadah edukasi yang komprehensif bagi tenaga kesehatan untuk memahami peran strategis dokter gigi dalam deteksi dini penyakit sistemik, mengkaji interaksi patogenesis antara penyakit oral dan sistemik, serta memperkuat kolaborasi interprofesional dalam praktik klinis sehari-hari. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dapat tercapai melalui pendekatan yang lebih integratif, preventif, dan berbasis bukti (evidence-based practice), sejalan dengan tuntutan pelayanan kesehatan modern. Sabtu 12 September 2026 Jam 07.30 WIB Tema: "Oral-Systemic Connection: Peran Strategis Dokter Gigi dalam Deteksi Dini dan Tata Laksana Penyakit" Narasumber Ahli: 1. Prof. drg. Tetiana Haniastuti M.Kes., Ph.D, PBO 2. Dr.drg.Pitu Wulandari,S.Psi.,Sp.Perio Subsp MP (K) 3. dr. Diana Novitasari, Sp. PD, K-EMD, FINASIM

webinar-sample

Tentang LKP Yapindo

PT Yapindo Jaya Abadi adalah lembaga kursus pelatihan kesehatan terkemuka yang berlokasi di Jl. Tanjung Duren Raya No.89 C, Jakarta Barat. Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan dan pelatihan berkualitas tinggi bagi individu yang ingin mengembangkan keterampilan dan pengetahuan di bidang kesehatan. Dengan lingkungan belajar yang mendukung, kami menginspirasi peserta untuk mencapai potensi terbaik mereka.

featured-logo

Visi & Misi

Visi:

Menjadi lembaga pelatihan kesehatan terpercaya di Indonesia, mencetak tenaga profesional yang kompeten, etis, dan siap menghadapi tantangan global.

Misi:

  • Menyediakan program pelatihan kesehatan berbasis kebutuhan industri.
  • Meningkatkan keterampilan peserta melalui pendekatan pembelajaran praktis dan inovatif.
  • Mendukung pengembangan karier dengan sertifikasi yang diakui secara nasional dan internasional.

Legalitas

legal-docs

Jangan Sampai Terlewat Update Webinar Kami!

Gabung Channel Whatsapp LKP Yapindo, Gratis!

patterm

Webinar Terbaru

Jangan sampai terlewat

Tidak Ada Jadwal

Saat ini belum ada webinar yang tersedia. Silakan cek kembali nanti.

Terlaksana

Webinar sudah tayang

Tidak Ada Jadwal

Saat ini belum ada webinar yang tersedia. Silakan cek kembali nanti.

Tutorial Akses Pembelajaran LMS Kemenkes

Tonton video ini untuk pendaftar webinar ber-SKP Kemenkes

rhone